Mau Jadi Polsuspas? Ini Urutan Pangkatnya dari Terendah ke Tertinggi!

Mau Jadi Polsuspas? Ini Urutan Pangkatnya dari Terendah ke Tertinggi!

Mau Jadi Polsuspas? Ini Urutan Pangkatnya dari Terendah ke Tertinggi!

Banyak masyarakat yang sering menyamakan Polsuspas dengan Polri karena kesamaan seragam dan atributnya. Namun, Polsuspas (Polisi Khusus Pemasyarakatan) adalah aparatur sipil negara (ASN) di bawah Kementerian Hukum dan HAM yang memiliki tugas spesifik: menjaga keamanan dan ketertiban di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan Negara (Rutan).

Sistem kepangkatan Polsuspas mengikuti regulasi pangkat Pegawai Negeri Sipil (PNS) namun dengan istilah teknis yang sering merujuk pada tata laksana kepolisian khusus. Berikut adalah urutan pangkat Polsuspas dari yang terendah hingga tertinggi berdasarkan golongan ruangnya.

1. Golongan II (Pangkat Dasar / Setingkat Bintara)

Polsuspas dengan golongan ini paling banyak ditemui di lapangan, layaknya Tamtama di Kepolisian. Golongan II adalah pangkat yang umumnya diduduki oleh lulusan SMA atau sederajat saat pertama kali diterima melalui seleksi CPNS Kemenkumham.

  • Pengatur Muda (Golongan II/a): Ini adalah pangkat awal bagi lulusan SMA setelah mereka diangkat menjadi PNS. Di Lapas, mereka bertugas sebagai petugas pengamanan pintu utama (P2U), petugas blok hunian, atau pengawal narapidana.
  • Pengatur Muda Tingkat I (Golongan II/b): Pengatur Muda Golongan II/a akan naik satu pangkat ke Golongan II/b setelah menjalani masa kerja 4 tahun. Tanggung jawabnya sedikit meningkat, seringkali dipercaya sebagai kepala regu kecil dalam pos-pos pengamanan tertentu.
  • Pengatur (Golongan II/c): Naik ke pangkat ini biasanya Pengatur mulai dianggap sudah berpengalaman di lapangan cukup matang sehingga bisa ditempatkan sebagai asisten Komandan Regu Pengamanan (Karupam).
  • Pengatur Tingkat I (Golongan II/d): Pangkat tertinggi di Golongan II. Petugas di level ini sering kali menjadi mentor bagi anggota baru ataupun menjadi Komandan Regu Pengamanan (Karupam) yang membawahi anggota dalam satu shift jaga.

Tanda pangkat golongan II adalah garis balok warna perak yang akan bertambah satu balok kalau kamu naik tingkat jabatan. Pengatur Muda; satu balok, Pengatur Muda Tingkat I; dua balok, Pengatur; tiga balok, Pengatur Tingkat I; empat balok.

2. Golongan III (Pangkat Menengah / Setingkat Perwira)

Golongan III diduduki oleh pegawai yang masuk melalui jalur sarjana (S1) atau pegawai golongan II yang telah menempuh ujian dinas/penyesuaian ijazah.

  • Penata Muda (Golongan III/a): Pangkat awal bagi lulusan S1. Di Lapas/Rutan, pangkat ini biasanya menjabat sebagai Kepala Subseksi (Kasubsi) di Lapas Kelas II atau staf ahli di kantor wilayah atau koordinator bidang tertentu.
  • Penata Muda Tingkat I (Golongan III/b): Sering kali menjabat sebagai Kepala Seksi (Kasi) atau Kepala Kesatuan Pengamanan (Ka. KPLP) di Lapas/Rutan yang berukuran lebih kecil.
  • Penata (Golongan III/c): Pangkat yang umum dimiliki oleh pejabat struktural senior. Ini adalah jenjang di mana seorang pejabat Polsuspas mulai dipandang sebagai pimpinan menengah yang strategis, seperti menjadi Kepala Lapas (Kalapas) Kelas III atau pejabat eselon IV di tingkat daerah.
  • Penata Tingkat I (Golongan III/d): Ini adalah pangkat tertinggi di Golongan III. Personel dengan pangkat ini biasanya menduduki jabatan struktural senior, seperti Kepala Bidang (Kabid) di Lapas Kelas I atau pejabat di Kantor Wilayah Kemenkumham.

Tanda pangkat golongan ini adalah bunga melati perak yang akan bertambah satu tiap naik tingkat jabatan.

3. Golongan IV (Pangkat Tinggi / Pimpinan)

Golongan IV adalah jenjang puncak dalam karier seorang Polsuspas atau pegawai Pemasyarakatan. Pangkat ini diduduki oleh pimpinan di tingkat wilayah hingga pusat. Pangkat ini diisi oleh para pemimpin yang merumuskan kebijakan.

  • Pembina (Golongan IV/a): Jabatan tipikal untuk Kepala Lapas Kelas I yang membawahi ribuan narapidana atau pejabat setingkat eselon III di Direktorat Jenderal Pemasyarakatan atau pejabat di Kantor Wilayah (Kanwil).
  • Pembina Tingkat I (Golongan IV/b): Personel di level ini merupakan pimpinan tinggi yang biasanya menjabat sebagai Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham atau direktur di pusat.
  • Pembina Utama Muda (Golongan IV/c): Biasanya menjabat sebagai Direktur di Ditjenpas atau Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham.
  • Pembina Utama Madya (Golongan IV/d): Pangkat pimpinan tinggi, seperti Sekretaris Direktorat Jenderal atau Staf Ahli Menteri.
  • Pembina Utama (Golongan IV/e): Pangkat tertinggi bagi ASN Kemenkumham, biasanya diduduki oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas).

Perbedaan Atribut dan Tanda Pangkat

Tes TOEFL Persyaratan CPNS 2023Secara visual, Polsuspas menggunakan tanda pangkat yang dipasang di pundak (epaulet).

  • Golongan II menggunakan tanda pangkat berbentuk garis (balok) berwarna perak.
  • Golongan III menggunakan tanda pangkat berbentuk melati berwarna perak.
  • Golongan IV menggunakan tanda pangkat berbentuk bintang berwarna perak/emas tergantung jabatan.

Mekanisme Kenaikan Pangkat di Polsuspas

Kenaikan pangkat di lingkungan Polsuspas tidak terjadi begitu saja, melainkan melalui proses evaluasi yang ketat. Ada tiga jalur utama:

  1. Kenaikan Pangkat Reguler: Diberikan setiap 4 tahun sekali selama pegawai memenuhi standar penilaian kinerja (SKP) dan tidak pernah dijatuhi hukuman disiplin.
  2. Kenaikan Pangkat Pilihan: Diberikan kepada pegawai yang menduduki jabatan struktural tertentu, sehingga pangkatnya menyesuaikan dengan jenjang jabatan tersebut.
  3. Penyesuaian Ijazah: Seorang penjaga tahanan lulusan SMA (Golongan II/a) yang melanjutkan kuliah S1 saat berdinas dapat mengajukan kenaikan pangkat ke III/a setelah lulus ujian penyesuaian ijazah dan memenuhi syarat masa kerja.

Nah Sobat CPNS, itulah pembahasan tentang …

Apakah kamu bercita-cita menjadi ASN melalui jalur CPNS? Jika iya, persiapan sejak dini sangat menentukan peluangmu lolos di setiap tahapan seleksi, terutama pada Tes SKD yang meliputi TWK, TIU, dan TKP.

Program di Lulus CPNS dirancang khusus untuk membantu kamu lebih siap menghadapi seleksi dengan:

  • Materi pembahasan lengkap dan terstruktur
  • Video pembahasan + modul PDF
  • Try Out berbasis CAT (Computer Assisted Test) sesuai sistem resmi
  • Evaluasi kemampuan dan analisis skor secara berkala
  • Latihan soal prediktif sesuai standar tes terbaru

Jangan lewatkan kesempatan ini, kamu juga bisa mencoba:

  • Simulasi ujian CAT Gratis untuk mengukur kemampuan awal sesuai sistem tes resmi.
  • Assessment Hitung Cepat Gratis untuk melatih kecepatan dan ketepatan berhitung yang sangat berpengaruh pada pengerjaan tes numerik seperti TPA, TIU, dan penalaran logika.

Informasi lengkap dan konsultasi bisa kamu akses melalui website resmi Lulus CPNS atau hubungi tim kami via WhatsApp. Hubungi kami.

kesalahan kecil

Sheva Nadinant Putri

Author Sheva Nadinant Putri

More posts by Sheva Nadinant Putri

Leave a Reply

All rights reserved Salient.